Searching...
Home → → Kontrol Diri, Prasangka, Dan Persaudaraan

Kontrol Diri, Prasangka, Dan Persaudaraan

September 20, 2015
    Lama gak update rasanya gimana gitu:D itung - itung isi waktu luang, berikut ulasan tentang Kontrol diri, Prasangka, dan Persaudaraan.

 KONTROL DIRI
1.      PENGERTIAN
            Kontrol diri( mujahadah an-nafs) adalah perjuangan sungguh-sungguh atau jihad melawan hawa nafsu dan ego diri. Perjuangan ini dilakukan karena nafsu diri memiliki kecenderungan untuk mencari berbagai kesenangan, meninggalkan hak-hak yang harus ditunaikan, serta mengabaikan terhadap kewajiban-kewajiban. Siapa pun yang gemar menuruti apa saja yang diinginkan oleh hawa nafsunya, maka sesungguhnya ia telah tertawan dan diperbudak oleh nafsunya itu. Hal inilah yang menjadi salah satu alsan mengapa Nabi SAW menegaskan bahwa jihad melawan nafsu lebih dahsyat daripada jihad melawan musuh (qital).

2.      Usaha Melakukan Kontrol Diri
a.       Bersabar atau menyisihkan waktu yang lebih lama untuk mengambil keputusan dari perbuatan yang akan dilakukan
b.      Memikirkan akibat dari perbuatan yang dilakukan
c.       Berdzikir kepada Allah
d.      Berdoa kepada Allah
3.      Hikmah Kontrol Diri
a.       Dapat meminimalisir akibat negatif dari perbuatan yang dilakukan, karena dipertimbangkan dengan matang
b.      Berusaha berbuat baik dan yang terbaik, sebaik perbuatan itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah
c.       Tidak cepat berreaksi terhadap berbagai permasalahan yang timbul

PRASANGKA BAIK
1.      Pengertian
Prasangka baik adalaah sikap netral dan cara pandang seseorang yang membuatnya melihat sesuatu secara positif. Husnudzdzan kepada Allah artinya berprasangka baik terhadap semua keputusan / takdir Allah. Allah adalah Dzat yang maha Kuasa dan maha Mengetahui  atas segala yang terbaik bagi makhluk-Nya. Allah adalah rabbul alamin yaitu pengatur alam semesta ( QS Al Fatihah : 1 ). Semua ciptaan-Nya telah diatur sedemikian rupa , sehingga tidak ada yang sia-sia ( QS Ali Imran : 191 ). Boleh jadi yang terlihat jelek justru kenyataannya sangat baik akibatnya bagi manusia. Sebaliknya  sesuatu yang terlihat baik, justru kenyataannya sangat jelek dan buruk akibatnya  bagi manusia ( QS Al Baqarah : 216 ).
1.1  Husnudzan kepada Allah
Adalah berprasangka baik terhadap segala sesuatu yang ditakdirkan oleh Allah.
Hikmah husnudzan kepada Allah:
Kehidupan rohani menjadi aman dan tenang. Semua takdir selalu dianggap baik baginya.
Cara Menumbuhkan Sikap Husnudzan Kepada Allah:
latihan menerima semua takdir dari Allah. Latihan menahan diri untuk tidak memberikan reaksi dengan cepat terhadap semua masalah yang terjadi.
1.2  Husnudzan kepada sesama manusia
Adalah berprasangka baik terhadap sesama dan tidak meragukan kemampuan atau tidak bersikap apriori.
Cara menumbuhkan sikap Husnudzan kepada sesama manusia:
tidak merendahkan orang lain. Tidak mencaci maki atau menghina orang lain.
1.3  Husnudzan Kepada Diri Sendiri
Adalah mensyukuri bahwa segala sesuatu yang melekat pada diri manusia, baik disukai ataupun tidak, merupakan pemberian Allah yang terbaik untuk manusia.
Husnudzan kepada diri sendiri akan menumbuhkan sikap inisiatif, gigih, dan rela berkorban. Cara menumbuhkan sikap-sikap tersebut antara lain:
a.       Inisiatif: percaya bahwa orang yang mempunyai inisiatif akan mendapatkan pahala ditambah pahala orang-orang yang mengikuti sesudahnya
b.      Gigih: percaya bahwa Allah akan memberikan jalan keluar
c.       Rela berkorban: percaya bahwa pengorbanan akan mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan
PERSAUDARAAN (UKHUWAH)
1.      Pengertian
Ukhuwah menurut bahasa berasal dari kata akhun artinya berserikat atau persaudaraan. Jika dirangkai dengan kata islamiyah maka pengertian ukhuwah islamiyah adalah persaudaraan yang bersifat islami atau yang diajarkan islam.
2.      Bentuk-bentuk ukhuwah
1)      Ukhuwah ubudiyah: persaudaraan antar sesama makhluk Allah
2)      Ukhuwah insaniyah: persaudaraan antar sesama manusia
3)      Ukhuwah wathaniyah: persaudaraan atas kesamaan bangsa
4)      Ukhuwah fi din al islam: persaudaraan antar sesama muslim
3.      Hikmah ukhuwah
Menciptakan wihdah (persatuan), quwwah (kekuatan), mahabbah (cinta dan kasih sayang)
4.      Cara menciptakan ukhuwah
Menjauhi sifat negatif seperti mengolok-olok, mencaci maki, berburuk sangka, mencari-cari kesalahan, dan menggunjing orang lain.

Sumber 
- http://shofie-newdent.blogspot.com/2015/01/pai-bab-i.html
- http://sutansa-4.blogspot.com/2013/08/kelas-x-aspek-akhlak-1-kontrol-diri_24.html
Advertise Here
www.ficripebriyana.com
300x250

0 Komentar Untuk "Kontrol Diri, Prasangka, Dan Persaudaraan"

Terimakasih atas komentar Anda di "Kontrol Diri, Prasangka, Dan Persaudaraan"